Inilah Bahaya Penyakit Malaria Yang Membunuh Ribuan Orang Tiap Tahunnya

Inilah Bahaya Penyakit Malaria Yang Membunuh Ribuan Orang Tiap Tahunnya – Tahukah kalian apa binatang paling berbahaya yang telah banyak membunuh manusia? Yup, hewan yang telah banyak merenggang nyawa tidak lain adalah nyamuk. Nyamuk menjadi hewan urutan nomor 1 penyebab kematian tiap tahunnya di dunia lebih besar dibandingkan anjing rabies, lebah, ataupun serangga beracun lainnya. Beberapa penyakit yang terkenal disebabkan oleh nyamuk contohnya yaitu demam berdarah dan juga malaria. Pada artikel ini akan dibahas menyeluruh tentang penyebab dan cara mengatasi malaria. Malaria tidak lain disebabkan karena gigitan nyamuk anopheles. Malaria dikenal sebagai penyakit berbahaya yang mengancam nyawa yang disebabkan oleh parasit dan virus yang dimiliki nyamusk anopheles. Parasit plasmodium falciparum berada di dalam perut nyamuk anopheles yang dapat ditularkan melalui gigitan nya.

Penyakit ini dulu banyak terjadi di benua Afrika dan telah banyak membunuh manusia, dan indonesia juga menjadi sasaran penularan penyakit ini terutama ekosistem yang sangat mendukung nyamuk ini untuk berkembang biak. Penyakit malaria bisa menyerang tubuh terutama saat kondisi tubuh sedang melemah sehingga kita harus menjaga kondisi tubuh.

gigitan nyamuk malaria

Malaria tergolong sebagai penyakit menular ditandai dengan gejala awal berupa demam tinggi hingga menggigil dan mengeluarkan banyak keringat tahapan gejala malaria juga sulit diketahui. Biasanya memiliki siklus tertentu dan gejalanya timbul sekitar 10 hingga 15 hari setelah digigit nyamuk Anopheles. Parasit yang disebarkan oleh nyamuk akan menetap di organ hati kemudian akan menyerang sel darah merah. Untuk mendiagnosa malaria karena parasit dari nyamuk akan menyerang sel daram merah, maka darah akan digunakan sebagai sample untuk pemeriksaan. Jenis malaria bervariasi tergantung jenis parasit yang menyerah, misalnya mallaria tropika, malaria tertiana, malaria quartana, malaria ovale.

Ciri-ciri orang yang sedang terkena gejala malaria yaitu diawali degan demam, lalu pucat karena kekurangan darah, turunnya nafsu makan, sering muntah, untuk kondisi parah bisa terjadi kejang hingga penurunan kesadaran hingga koma. Apabila anda mengalami gejala ini segeralah pergi ke dokter dan jangan merasa bahwa anda sudah sembuh begitu demamnya sudah hilang karena demam hanyalah gejala awal saja yang terjadi.

Untuk meminimalisirkan penularan malaria, anda harus mengenali di sekitar lingkungan anda apakah tergolong lingkungan daerah yang sudah banyak terkena kasus malaria. Jika iya, anda sebaiknya harus lebih waspada. Bersihkan air kali dan jangan sampai ada genangan air di dekat lingkungan anda karena membantu perkembangbiakan nyamuk anopheles. Tidur dengan baju lengan panjang, pastikan semprotkan racun serangga sebelum tidur di kamar anda. Dan sebaiknya berada di rumah saat malam hari.  Saat ini belum ada vaksinasi untuk mencegah malaria sehingga inilah alasan banyak orang yang mengalami kematian dari penyakit ini.

Berbeda dengan nyamus aedes aegypti yang biasanya berkeliaran di siang hari, nyamuk malaria lebih sering di malam hari. Penularan malaria bisa terjadi pada ibu hamil yang berpotensi memiliki anak yang terserang malaria juga. Selain itu juga bisa melalui tranfusi darah, jarum suntik, dan transplantasi organ tubuh.

nyamuk malaria

Lalu untuk mengenali perbedaan nyamuk anopheles dengan nyamuk lainnya yaitu, nyamuk anopheles memiliki bentuk tubuh yang kecil dan pendek, antara palpi dan proboscis memiliki panjang yang sama, memiliki warna coklat agak kehitaman, dan memiliki bentuk sayap yang simetris, selain itu tipe nyamuk ini berkembang biak di sekitar air kotor dan dekat sampah.

Sekian dari artikel ini semoga kalian lebih waspada apabila tinggal di lingkungan yang rawan terjadi kasus penyakit malaria.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*